Pages

Tampilkan postingan dengan label MAKALAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAKALAH. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Mei 2012


 
PENDAHULUAN
            Sejak proklamasi kemerdekaan hingga saat sekarang ini telah banyak pengalaman yang diperoleh  bangsa kita tentang kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam negara Republik Indonesia, pedoman acuan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara itu adalah nilai-nilai dan norma-norma yang termaktub dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, sebagai sumber dan disain bagi terbentuknya kebudayaan nasional.
            Negara-negara di seluruh dunia secara naluriah ingin diakui keunggulannya. Kehebatan pada satu bidang tertentu atau menguasai hampir semua potensi yang harus dimiliki sebuah negara. Lima negara pemegang hak feto, yakni Perancis, China, Amerika Serikat, Rusia, dan Inggris terkenal unggul dalam hal persenjataan. Dibalik perang-perang dan permasalahan keamanan yang terjadi pada beberapa negara-negara bertikai, dapat dipastikan lima negara tersebut terlibat. Dalam permasalahan moneter, mereka berperan vital dengan sistem mata uang yang menjadi patokan roda perekonomian dunia.
            Indonesia menjadi negara yang terkena dampak ulah negara-negara besar penguasa perekonomian dan persenjataan, ketika mereka melakukan manuver untuk menunjukkan kelebihan masing-masing. Satu hal keunggulan Indonesia yang mampu menyejajarkannya dengan negara-negara lain, yakni budaya..

Selasa, 15 November 2011

Wahyu dan Akal

BAB I
PENDAHULUAN
Puji syukur kepada Allah Rabb semesta alam yang telah banyak mencurahkan rahmat dan juga serta kasih sayangnya kepada penduduk bumi sehingga Islam masih menjadi pondasi yang kokoh dalam diri pribadi manusia. Shalawat serta salam tak lupa kita hadiahkan kepada nabi Muhammad SAW juga beserta para sahabatnya yang istiqomah memperjuangkan Islam, semua ini tiada lain adalah hasil dari akal dan wahyu yang selalu berdampingan dalam memberikan petunjuk kepada manusia itu sendiri, karena pemahaman yang baik akan melahirkan keistiqomahan, sudut pandang yang baik dan juga ahlak yang baik. Dan dengan akal jua manusia bisa menjadi ciptaan pilihan yang allah amanatkan untuk menjadi pemimpin di muka bumi ini, begitu juga dengan wahyu yang dimana wahyu adalah pemberian allah yang sangat luar biasa untuk membimbing manusia pada jalan yang lurus.
Semua aliran teologi dalam islam baik asy,ariyah maturidiyah apalagi mu’tazilah sama-sama mempergunakan akal dalam menyelesaikan persoalan-persoalan teologi yang timbul dikalangan umat Islam perbedaan yang terdapat antara aliran-aliran itu ialah perbedaan derajat dalam kekuatan yang diberikan kepada akal, kalau mu’tazilah berpendapat bahwa akal mempunyai daya yang kuat, As’ariyah sebaliknya akal mempunyai daya yang lemah.